Rice cooker baru …

Kemaren aku nganter temen beli “rice cooker/warmer” di Giant. Lama banget milih2 yang cocok, katanya dia mau yang modelnya sedikit “funky” dan ga kayak ibu-ibu. Dari sekitan banyak pilihan merk, harga, kapasitas dan model entahlah aku bingung sebenernya spesifikasi yang kayak gimana yang sedang dia cari. Di awal katanya pilih yang modelnya keren dan ga kuno, dapat yang unik dia bilang kekecilan. Trus nemu yang gede, dia bilang kegedean. Nyari yang merknya bonafid, katanya kemahalan. Aduh yang mana nih yg bener? Trus kita dapet tuh di rak promo. Merk lumayan (setidakny pernah muncul di TV), model ga jelek2 amat, kapasitas 0,6 liter (ga kecil-kecil amat lah, cukup buat 1 hari makan), harga lumayan murah (lagi promo sih), eh dia nanya lagi “Karatan enggak yah ??” gubrak … Tapi ujung2nya dibeli juga tuh rice cooker.

Keesokan harinya temenku yang beli rice cooker itu ngasi berita baru. “Ndi masak perdana gw kebanyakan …” .. “Emang lo taro berapa kilo tu beras” …” 1 kilo ndi” …”yak iyak lah , tu rice cooker kapasitasnya 0.6 kilo diang”. Gubrak banged …

Bonus :

Rice cooker kalo diterjemahin ke bahasa berarti “alat untuk masak nasi”. Ingat, meskipun pada kebanyakan arti akhiran -er berarti “orang yang me-”, tapi dalam konteks “cook”, cooker berarti alat untuk masak. Sementara itu, kalo kita hendak menyebut “pemasak” atau “orang yang memasak” cukup disebut dengan “cook”. Untuk contoh : I’m cook (aku adalah orang yang memasak, bukan I’m cooker = saya alat untuk memasak), I cook everyday (aku memasak tiap hari), I was cooking when you came (aku sedang memasak ketika kamu datan”. Barangkali seperti itu. Terima kasih.

1 Response to “Rice cooker baru …”


  1. 1 visakana August 10, 2008 at 1:11 pm

    wah, ada bonus pelajaran bhs inggrisnya juga neh


Leave a Reply