Orang selalu bilang “Kompak !”. Ya, dalam suatu tim kompak dan kekompakan memang mutlak diperlukan. Beberapa orang mengatakan kekompakan itu merupakan suatu yang paling penting dari sistem. Tapi beberapa orang selainnya mungkin memiliki pandangan sendiri tentang apa itu kompak.
Sekarang-sekarang ini, aku semakin larut dengan wacana kompak. Mengapa tidak? Aku memang tak bisa memungkiri bahwa ini sebagian besar karena tuntutan situasi. Bisa dibilang suatu wacana musiman. Ya musim apa lagi kalo bukan musim ospek. Sekarang, dan di waktu yg sama pada tahun-tahun sebelumnya, “kompak” menjadi selebriti kampus, bak dewa yang dipuja-puja. Dengar saja obrolan-obrolan waktu rapat di koridor dan node setiap fakultas. Wasiat untuk kompak terdengar gagar menggema.
Aku sendiri setuju dengan semua itu. Setidaknya setiap orang bisa mengingatkan dan teringatkan, bahwa memang hidup tak bisa sendiri, dan hidup bersama akan terasa sulit jika tidak kompak.
Sejauh ini, naluri kedewasaanku yang belum berkembang, aku hanya bisa mentafsirkan kompak sebagai keadaan, dimana (1) Satu dengan yang lain punya satu suara, punya jawaban yang sama atas pertanyaan yang sama, (2) Satu sama lain saling melengkapi kekurangan yang lainnya, (3) Satu sama lain saling menutupi kesalahan yang lainnya, (4) Setiap orang mengerjakan tugasnya masing-masing.. Dan yang terpenting adalah tujuan, tujuannya sama, visinya sama, misinya sama.
Bagaimana komentar kamu?
Aku bermimpi, mempunyai tim yang kompak, yang ketika badai datangpun kita akan selalu tegar, dan pasti akan bangkit jika suatu saat kita terpaksa terpuruk…
Apapun itu, kompak memang penting … demi visi bersama …
kompak…
nama surat kabar ya ndi??
kompak itu buat nebang pohon.
KOMPAK..=?
K=Keluhan utama
O=Obat yang diminum
M=Makanan Terakhir
P=Penyakit yang diderita
A=Alergi
K=kejadian
Aspecia,,!!=)
kompak…
klo tersesat, gunakan kompak…